Sunday, 10 September 2017

Terapi latihan William Flexion Exercise


a. Pengertian
      William Flexion Exercise diperkenalkan oleh Dr. Paul Williams. Program latihan ini banyak ditujukan pada pasien-pasien kronik LBP dengan kondisi degenerasi corpus vertebra sampai pada degenerasi diskus. Program latihan ini telah berkembang dan banyak ditujukan pd laki-laki dibawah usia 50-an & wanita dibawah usia 40-an yang mengalami lordosis lumbal yang berlebihan, penurunan space diskus antara segmen lumbal, & gejala-gejala kronik LBP.
 b. Tujuan
      Adapun tujuan dari William Flexion Exercise adalah untuk mengurangi nyeri, memberikan stabilitas lower trunk melalui perkembangan secara aktif pada otot abdominal, gluteus maximus, dan hamstring, untuk menigkatkan fleksibilitas / elastisitas pada group otot fleksor hip dan lower back (sacrospinalis), serta untuk mengembalikan/menyempurnakan keseimbangan kerja antara group otot postural fleksor & ekstensor.
 c. Indikasi dan Kontraindikasi
     Indikasi dari William Flexion Exercise adalah spondylosis, spondyloarthrosis, dan disfungsi sendi facet yang menyebabkan nyeri pinggang bawah. Kontraindikasi dari William Flexion Exercise adalah gangguan pada diskus seperti disc. bulging, herniasi diskus, atau protrusi diskus.
Share:

Tuesday, 5 September 2017

Diit pada Pasien Alergi

Apakah yang Dimaksud Alergi?
Alergi adalah suatu reaksi berlebihan dari sistem pertahanan tubuh untuk melawan zat-zat asing yang masuk ke dalam tubuh yang ditandai dengan kulit ruam, mata gatal, pilek, sesak nafas, diare, atau gatal-gatal seluruh tubuh.

Cara Memilih Sumber Alergi dalam Tubuh
  • Selama tiga minggu hindari makanan pantangan termasuk makanan dengan pewarna dan pengawet.
  • Setelah berpantang tiga minggu dan gejala alergi hilang, setiap minggu dapat mencoba satu jenis makanan pantangan, diberikan setiap hari sedikit-sedikit.
  • Bila muncul gejala alergi, berarti anak alergi dengan jenis makanan tersebut. Hentikan makanan yang dicoba dan obati gejala alergi.
  • Bila tidak muncul gejala alergi, berarti anak tidak alergi dengan jenis makanan tersebut, jadi makanan tersebut boleh dikonsumsi.
Makanan yang Dipantang untuk Pasien Alergi
  • Semua buah dan termasuk bahan makanan atau olahan yang mengandung buah, misalnya:
  1. Sayur asam, rawon, sayur nangka (gudeg), atau sayur labu.
  2. Saos tomat, sambal, atau santan.
  3. Coklat, emping, atau permen.
  • Susu sapi dan bahan makanan atau olahan yang mengandung susu sapi, misalnya biskuit, keju, es krim, kue, atau permen.
  • Telur ayam/bebek/burung dan daging ayam/bebek/burung, termasuk bahan makanan yang mengandung telur, misalnya bakmi, mi instan, roti, atau kue.
  • Ikan air laut dan tawar, udang, kepiting, kerang, dsb. Termasuk bahan makanan yang mengandung ikan atau udang, misalnya petis, terasi, atau kerupuk.
  • Kacang tanah dan kacang hijau termasuk kecambah dan bahan makanan yang mengandung kacang tanah dan kacang hijau, misalnya hunkwe, soun, bumbu pecel, atau bumbu gado-gado.
Makanan yang Diperbolehkan
  • Semua sayur dari daun-daunan dan umbi-umbian, misalnya ketela, ketela pohon, ubi jalar, lobak, bengkoang, atau bawang.
  • Susu formula Hidrolisat Whey/Casein, misalnya:
  1. Nan HA, Nugrilon HA, Enfamil HA, atau Pepti Junior.
  2. Susu formula dari bahan kedelai, misalnya Nutrilon Soya, atau Nursoy Prosobee.
  • Tahu, tempe, dan produk kue, yang tidak mengandung susu sapi dan telur, misalnya kue mangkuk, kue lapis, atau kue bikang.
  • Daging sapi atau kambing, boleh digoreng atau disate dengan bumbu kecap.
  • Kedelai, buncis, kacang panjang, kacang merah, atau mi dari beras (bihun).
Oleh: dr. Nieken Susanti, Sp.A.
Share:

Informasi Pendaftaran Online

Informasi Pendaftaran Online
Langkah-Langkah Pendaftaran Online

INFO PENDAFTARAN ONLINE VIA WhatsApp

INFO PENDAFTARAN ONLINE VIA WhatsApp
Pendaftaran Online Via WhatsApp RSUM SURYA MELATI telah diupgrade dan diganti dengan layanan PENDAFTARAN ONLINE VIA WEBSITE

Jaringan Rumah Sakit Muhammadiyah 'Aisyiyah se-Jawa Timur

Jaringan Rumah Sakit Muhammadiyah 'Aisyiyah se-Jawa Timur

Pusat Informasi

Untuk informasi, kritik, dan saran
silakan Hubungi
Call Center: 08125-98-87-511